Dilarang berdekatan dan dilarang berkumpul adalah tindakan penting yang dilakukan untuk menghentikan atau setidaknya memperlambat kecepatan penyebaran virus corona (COVID-19). Dengan melakukannya, orang yang terinfeksi virus, baik yang menunjukkan gejala sakit maupun yang tampak sehat, tidak menularkan virus ke orang-orang sehat. #dirumahaja

ODP (Orang Dalam Pemantauan)

162

Proses Pemantauan

789

Selesai Pemantauan

2

Meninggal

959

Total ODP

PDP (Pasien Dalam Pengawasan)

1

Proses Pengawasan

38

Selesai Pengawasan

6

Meninggal

44

Total PDP




Infografis Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Serdang Bedagai
Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Serdang Bedagai
COVID-19 TERKINI

Laporan Terkini COVID-19 di Serdang Bedagai

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Serdang Bedagai melaporkan perkembangan Sebaran ODP, OTG dan PDP Per tanggal 8 Juli 2020  Pukul 19.00 WIB. Jumlah warga yang positif Covid-19 di Serdang Bedagai sampai hari ini ada 20 kasus. Hal ini hendaknya menjadi peringatan bagi masyarakat untuk terus waspada sekalipun tetap beraktivitas produktif namun tetap menjaga diri dari ancaman covid-19. Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan akan sangat berguna untuk mengurangi resiko penularan yang dapat terjadi pada siapa saja. Masyarakat Sergai diminta mematuhi semua imbauan pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19 dalam beraktivitas di era tatanan normal baru ini diantaranya dengan penggunaan masker di luar rumah, selalu mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktifitas, menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak aman 1-2 meter dan tidak berkerumun. Membangun kesadaran harus dimulai dari diri sendiri untuk mencegah penularan Covid-19. Selanjutnya, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dimulai dari keluarga dan dari rumah masing-masing. Itu semua merupakan kunci keselamatan diri, keluarga dan lingkungan kita agar terhindar dari resiko Covid-19. Kepada masyarakat juga diimbau untuk tidak menganggap Covid19 sebagai aib karena virus ini dapat mengenai siapa saja. Namun jika segera menjalani proses karantina atau isolasi dan mendapatkan perawatan sebagimana mestinya, pasien akan dapat pulih setelah menjalani 14 hari karantina dan swab ulang serta dinyatakan negatif Covid19 dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Per tanggal hari ini dapat dilaporkan update data terkini sebagai berikut : 1.Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih menjalani masa pantau selama 14 hari sebanyak 119 (seratus sembilan belas) orang. Sedangkan yang sudah menjalani isolasi atau karantina mandiri, dinyatakan selesai pantau dan sehat sebanyak 787 orang. 2.Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  saat ini ada 1(satu) orang. PDP teraebut saat ini berada di bawah perawatan RS di Kabupaten Serdang Bedagai. 4. Jumlah PDP yang selesai pengawasan sebanyak 38 orang. 5.Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang meninggal ada 2 (dua) orang. 6. Jumlah PDP yang meninggal ada 6 (enam) orang. Pertambahan PDP meninggal per hari ini dengan diagnosa TB Paru dan telah dimakamkan secara protokol Covid19 di Kecamatan Dolok Masihul. Telah dilakukan pengambilan sampel swab untuk PCR Test namun hasilnya belum keluar. 7.Jumlah warga meninggal positif Covid-19 sebanyak 1 (satu) orang. 8. Jumlah Warga yang saat ini dinyatakan Positif Covid-19 dan sedang dalam perawatan isolasi sejumlah *5 orang* yaitu 2 orang di RS GL Tobing Tanjung Morawa dan tiga orang lainnya yang baru terkonfirmasi Covid19 masih dirawat di RS Martha Friska dan RS Mitra Sejati Medan. 9. Empat belas orang Positif Covid-19 dimana 3 (tiga) orang berasal dari Kec Dolok Masihul, 5 (lima) orang dari Kec Perbaungan, 5 (lima) orang dari Kec Sei Rampah dan 1 (satu) orang dari Kecamatan Dolok Merawan *telah dinyatakan sembuh*. Masyarakat diminta tetap waspada dan tidak panik serta terus saling mengingatkan satu sama lain. Tetap beraktifitas dari rumah  bagi yang tidak punya kepentingan bekerja. Apabila keluar rumah agar menjalankan protokol keluar-masuk rumah dengan disiplin. Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir. Berolah raga secara rutin dan teratur, menjaga jarak fisik 1-2 meter dengan orang lain dan tidak berkerumun. Biasakan pola hidup bersih dan sehat dan physical distancing sebagai standar kehidupan normal yang baru. Mengenakan masker saat keluar rumah merupakan ni gambaran tindakan normal saat ini demi memutus mata rantai penularan Covid-19. Salam Indonesia Sehat????

LOKASI
ODP
PDP
POSITIF COVID-19
Selesai
Dipantau
Meninggal
Selesai
Diawasi
Meninggal
Sembuh
Dirawat
Meninggal
faskes lainnya
0
0
0
11
0
3
14
5
1
PUSKESMAS BANDAR KHALIFAH
60
0
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS BINTANGBAYU
4
0
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS DESA PON
140
10
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS DOLOK MASIHUL
62
1
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS DOLOK MERAWAN
29
27
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS KOTARIH
15
0
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS KUALA BALI
41
19
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS MELATI
36
2
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS NAGA KESIANGAN
26
13
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS PANGKALAN BUDIMAN
12
5
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS PANTAI CERMIN
54
0
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS PAYA LOMBANG
56
0
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS PEGAJAHAN
2
0
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS PERBAUNGAN
37
29
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS SEI RAMPAH
20
20
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS SIALANG BUAH
52
20
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS SILINDA
34
9
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS SIPISPIS
28
0
1
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS TANJUNG BERINGIN
32
4
0
0
0
0
0
0
0
PUSKESMAS TEBING SYAHBANDAR
21
3
0
0
0
0
0
0
0
RUMAH SAKIT PABATU
18
0
0
12
0
0
0
0
0
RUMAH SAKIT SULTAN SULAIMAN
10
0
0
12
0
3
0
0
0
RUMAH SAKIT TRIANDA
0
0
1
3
1
0
0
0
0
Cara Mencegah Penyebaran

COVID-19

Ketahui cara mengurangi risiko

Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir adalah pertahanan pertama dari virus Corona. Di samping itu, ada cara-cara lain yang harus Anda ketahui untuk melindungi diri dan orang lain. Dapatkan panduan terbaru dari para ahli.

Ketahui informasi yang benar

Virus Corona adalah penyakit baru dan para ahli masih terus meneliti sejauh mana keganasan dan tingkat penyebarannya. Informasi berubah cepat dan banyak informasi menyesatkan beredar di masyarakat. Ikuti selalu informasi terbaru dari para ahli yang kredibel.

Ketahui apa yang perlu dilakukan bila sakit

Gejala utama infeksi virus corona adalah demam, batuk dan sesak napas. Kelompok lansia (lanjut usia) dan orang dengan penyakit menahun (kronis) memiliki risiko lebih tinggi. Ketahui apa yang perlu dilakukan saat mengalami 3 gejala itu.

Hubungi bila ada keadaan darurat

  1. Demam
  2. Flu
  3. Sakit Tenggorokan
  4. Batuk
  5. Sesak

Kami akan membantu dengan segala sumber daya yang kami miliki